Makan Sushi – Sukibayashi Jiro


Yihaaa, akhirnya nyobain juga Sukibayashi Jiro cabang Roppongi bersama chef Takashi Ono. Nyobain full Sashimi Sushi Course mereka. Nah buat perbandingan cerita ama yang kemarin, Masakatsu Oka didikan dari Sushi Sho yang terkenal lebih nyentrik dalam bikin Sushi, mereka ga cuma ngandalin sisi bahannya, tapi juga mencari banyak cara lain untuk mengeluarkan rasa terpendam dari Sushi, makanya teknik dan bumbunya macam2. Lulusan Sushi Sho ketika bikin restoran baru pasang titel Sushisho di depan nama chef mereka untuk menghormati grand master mereka. Saya bisa bilang kalau Mantenzushi dan Sushi Masa di Jakarta (yang Chef-nya pernah belajar juga di Mantenzushi), ngikutin gaya teknik aliran Sushi Sho. 

Tapi filosofi Sukibayashi Jiro beda dalam konteks mereka lebih mentingin bahan dan rasa mendasar dari bahan2 tersebut, jadi memang ga banyak tambahan teknik yang “nyentrik”, dan lebih klasik. Untungnya Chef Takashi Ono ga sekeras bapaknya yang kayanya jangankan ngambil foto, di buku mereka aja ditulis ga boleh ngobrol2, hahaha (mereka jualan buku Sushi, cocok buat dikoleksi). Pas lagi bikin Sushi, tampang dia serius banget, tapi dia akan jelasin secara rinci gimana cara dia buat Sushi sama apa yang dia lakukan di belakang untuk membuat Sushi tersebut. Habis makan, dia senyum2 ngajak ngobrol macam2 dan bahkan mau foto bareng juga, hehehe. 
Dari segi jumlah Sushi, Sukibayashi Jiro memang hanya memberikan 15 potong Sushi dan 4 tipe Sashimi, tapi porsi ikannya gede2 semua jadi memang beda filosofi lagi dengan Sushisho Masa yang ngasih banyak tipe ikan dan seafood namun dengan ukuran lebih kecil. 

Untuk rasa, Sukibayashi Jiro Roppongi jelas memberikan perlawanan yang seru terhadap Sushisho Masa. Tetapi pada akhirnya saya tetap menganggap Sushisho Masa lebih superior. Dalam pertarungan antar aliran ini, saya putuskan saya lebih suka aliran Sushi Sho (review rinci menyusul karena buanyakkkk yang kudu dibahas, udah kaya bikin paper ajah). Jadi kalau Sukibayashi Jiro Roppongi ini dapat 2 Michelin Stars, saya berani bilang Sushisho Masa layak dapat 3 Michelin Stars. 

PS: gosip di internet, Sushi Sho dan murid2nya pernah direview Michelin dan ada salah satu muridnya dapet Michelin Star. Tapi grand master mereka ga suka dengan orang2 Michelin dan katanya ngusir mereka keluar dari restoran dia, hahaha. Habis itu, semua muridnya juga ga mau dinilai ama Michelin dan balikin bintangnya demi Guru mereka, ckckckckck. Well, ada atau ga ada Michelin Star, intinya buat saya masalah mana yang lebih enak dan seru aja. This is fun indeed.

Pramudya Oktavinanda adalah mantan teman sekantor dan juga teman sekampus saya, tulisan seriusnya bisa dicek disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s